Kukang Jawa (Nyticebus javanicus) Dilindungi

 Satwa dilindungi oleh UU. No.05 Tahun 1990, dan Permenhut NOMOR P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018. 


Terdapat tiga jenis pakan utama dari kukang jawa, yaitu getah (71,27%), nektar (16,09%), serangga (11,49%), dan bunga(1,15%), buah, dan telur Terdapat tiga suku tumbuhan yang digunakan oleh kukang jawa sebagai sumber pakan, yaitu Fabaceae (polongpolongan), Arecaceae (tumbuhan air), dan Moraceae.

Gum yang dikonsumsi berasal dari empat jenis pohon yaitu, Sterculia urceolata, Dysoxylum gaudichaudianum, Spondias pinnata, dan Litsea velutina. Selain empat pohon tersebut, terdapat pohon gum lain yang dimanfatkan kukang jawa sebagai koneksi, namun tidak dikonsumsi gumnya,

Kukang mempunyai 5 Species di Asia, 3 Species ada di Indonesia  diantaranya Kukang Sumatra (Nyticebus kukang), Kukang Kalimantan (Nyticebus menangensis), dan Kukang Jawa (Nyticebus javanicus). Kukang Hidup secara Semi arboreal/arboreal, Nokturnar, dan Soliter. Pakan berupa buah buahan dan serangga. Jenis kukang dapat diidentifikasi dari pola pada bagian depan kepala antara mata.

Usia Hidup 20 tahun. Tidur pada pohon antara 2 sampai 30 meter, Range habitat 3 s.d.30 hektar, Mengandung bayi kukang selama 6 bulan, Berkontribusi dalam polinasi perkawinan antar tanaman,


Komentar